» Detail News

Rabu, 12 Juni 2019 - 14:32:42 WIB

Posting by : Deny
Category    : Market News - Reads : 34



Simak, ini saham-saham dengan net buy dan sell asing terbesar


Investor asing masih mencatat pembelian bersih total Rp 58,56 triliun sepanjang 2019. Ini adalah pembelian bersih asing di seluruh pasar, yang termasuk di dalamnya akuisisi PT Bank Danamon Tbk (BDMN), PT Bank BTPN Tbk (BTPN), dan PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA).

PT Bank Danamon Tbk (BDMN) mencatat pembelian bersih asing Rp 50,13 triliun yang merupakan akuisisi oleh MUFG Bank Ltd. 

Bank asal Jepang lainnya pun mencaplok emiten sektor keuangan di tahun ini, yakni Sumitomo Mitsui Banking Corporation yang mengakuisisi BTPN di awal tahun. Berdasarkan data RTI, saham BTPN mencatat net buy Rp 14,27 triliun.

Transaksi akuisisi lainnya adalah Michelin yang mengakuisisi produsen ban, Multistrada pada Maret lalu dengan nilai Rp 6,78 triliun. Menurut RTI, nilai pembelian bersih asing pada saham MASA dalam enam bulan terakhir adalah Rp 5,25 triliun.

Selain investor asing masuk, ada juga investor asing yang hengkang dari Indonesia, yakni Holcim. Perusahaan semen yang berpusat di Swiss ini cabut dari sejumlah pasar Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) yang kini beralih nama menjadi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk milik Holcim dibeli oleh PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan nilai Rp 12,96 triliun. Dalam catatan RTI, net sell SMCB dalam enam bulan terakhir adalah Rp 13,01 triliun.

Di pasar reguler, berikut net buy asing terbesar dalam enam bulan terakhir:

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 3,05 triliun
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 2,05 triliun
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) Rp 1,56 triliun
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) Rp 1,17 triliun
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 1,02 triliun
Sedangkan net sell asing terbesar dalam enam bulan terakhir adalah:

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 2,34 triliun
PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 2,03 triliun
PT Japfa Tbk (JPFA) Rp 1,49 triliun
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 1,39 triliun
PT Astra International Tbk (ASII) Rp 1,29 triliun
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 1,15 triliun


Sumber : www.KONTAN

  Tag :




    Berita Terkait :

  • Eksklusif: Dirut Astra Bicara Rencana Untuk Bank Permata
  • Aneka Gas Industri (AGII) Bagi Dividen Rp9,97 Miliar
  • IHSG Melemah 0,49 Persen pada Awal Sesi II
  • Wow! Telkom Raup Laba Rp 49 Miliar per Harinya
  • Restrukturisasi Utang, Saham Krakatau Melesat 6% dalam 3 Hari