» Detail News

Senin, 15 April 2019 - 14:24:59 WIB

Posting by : Deny
Category    : Market News - Reads : 10



Jelang Pemilu, Kinerja Sejumlah Sektor Emiten Rontok


Kinerja IHSG sepanjang dua pekan pertama  April 2019 cenderung turun, bertepatan dengan semakin dekatnya periode pemilu. Sepanjang 2 pekan ini, sejumlah sektor mengalami tekanan harga yang cukup dalam.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, hingga perdagangan Jumat (12/4/2019) pekan lalu, ada 5 indeks sektoral yang mencatatkan return negatif secara year to date (ytd).

Kelima sektor tersebut yakni pertanian (-5,16%), industri dasar dan kimia (-2,03%), aneka industri (-6,75%), industri konsumer (-1,06%), dan manufaktur (-2,24%).

Di antara kelima sektor tersebut, sektor industri dasar dan kimia serta sektor industri konsumer merupakan dua sektor yang baru berbalik negatif pada awal April ini.

Sepanjang kuartal I/2019, kedua sektor ini masih membukukan kinerja positif, masing-masing yakni sektor industri dasar dan kimia tumbuh 2,02% ytd dan industri konsumer tumbuh 1,20% ytd.

Penurunan kinerja sebenarnya terjadi merata hampir di semua sektor, sebab IHSG juga mengalami penurunan sepanjang dua pekan pertama April 2019. Return IHSG secara ytd hingga akhir pekan lalu menjadi 3,41%, turun dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2019 yang mencapai 4,43% ytd.

Namun, sejumlah sektor masih berhasil tumbuh positif. Sektor yang berkinerja paling baik sepanjang awal April ini yakni sektor finansial yang tumbuh 8,91% ytd, meningkat dari posisi Maret 2019 yang mencapai 8,00% ytd.

Sektor properti, realestat dan konstruksi bangunan juga tumbuh agresif dari semula di posisi 3,82% per akhir Maret 2019 menjadi 6,50% ytd pada Jumat (12/4/2019) pekan lalu.

 



Sumber : www.BISNIS

  Tag :




    Berita Terkait :

  • Pukul 14:00 WIB: Rupiah Masih Kuat di Rp 14.060/US$
  • IHSG Menguat 0,47 Persen Pada Awal Sesi II
  • CPIN dan SMGR Dorong JII Menguat 0,36 Persen pada Akhir Sesi I
  • Tender Offer, Michelin Beli Saham Ritel Multistrada Rp 843
  • Laba Turun, Astra Agro Tetap Tebar Dividen Rp 648 M