» Detail News

Jumat, 25 Januari 2019 - 12:59:25 WIB

Posting by : Deny
Category    : Market News - Reads : 93



SMBR Targetkan Penjualan Tumbuh 26%


Berhasil mencapai kinerja yang positif di tahun 2018 kemarin, mendorong PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) untuk menjaga pertumbuhan tersebut dan bila perlu meningkatkan pencapaian di tahun kemarin. Tahun ini, kata Jobi Triananda Hasjim, Direktur Utama SMBR, perseroan berusaha menjaga pertumbuhan volume penjualan di atas 20% yang pada tahun ini ditargetkan mencapai 2,75 juta ton atau tumbuh 26% dibanding tahun 2018 sebesar 2,18 juta ton.

Disampaikannya, perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan volume penjualan seiring dengan besarnya pangsa pasar di wilayah distribusi emiten ini.“Demand untuk wilayah pemasaran kami di Sumatra Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung pada tahun 2018 mencapai 6,9 juta ton (tumbuh 9% dibanding tahun 2017) sehingga kami optimis target 2,75 juta ton dapat tercapai,”ujar Jobi di Jakarta, kemarin.

SMBR optimis prospek permintaan semen di wilayah Sumatra Bagian Selatan akan terus meningkat seiring dengan beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatra dari Bakauheni sampai Palembang yang dijadwalkan akan beroperasi April 2019. Emiten sektor industri dasar ini mengharapkan multiplier effect dari pembangunan infrastruktur pemerintah yang diharapkan akan memunculkan sentra ekonomi baru di sepanjang jalan tol tersebut yang nantinya akan mendongkrak konsumsi semen. "Juga masih menantikan proyek jalan tol berikutnya seperti Palembang-Bengkulu dan Palembang-Jambi,” ujar dia.

Dari sisi operasional, SMBR saat ini memiliki dua pabrik di Baturaja dengan kapasitas produksi 3,85 juta ton per tahun. Pemenuhan kebutuhan armada angkutan semen juga sudah terpenuhi pada November tahun lalu yang menambah optimisme manajemen untuk mencapai target tahun ini. Dari sisi kinerja keuangan, SMBR menargetkan pertumbuhan laba bersih setelah sebelumnya laba bersih mengalami konsolidasi pada tiga tahun terakhir. “Untuk bottom line, tahun ini merupakan momentum bagi SMBR untuk rebound setelah tahun-tahun sebelumnya laba bersih tertekan sehubungan dengan beroperasinya pabrik Baturaja II,” kata Jobi.

Sepanjang tahun 2018 kemarin, SMBR membukukan pertumbuhan volume penjualan dua digit secara tahunan. Perseroan melaporkan pencapaian itu tumbuh 24% dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,76 juta ton. Alhasil, pencapian ini melampaui pertumbuhan industri semen dalam negeri. Pasalnya, volume penjualan industri berada di kisaran 5% pada 2018. Alhasil, pertumbuhan volume penjualan Semen Baturaja tahun ini merupakan salah satu yang tertinggi di industri.

Jobi mengungkapkan, volume penjualan itu sebesar 220.737 ton pada Desember 2018. Realisasi tersebut naik 22% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

 

Sumber : www.NERACA

  Tag :

smbr




    Berita Terkait :

  • Semen Baturaja (SMBR) membidik pertumbuhan penjualan 26%
  • Semen Baturaja (SMBR) meraup pertumbuhan penjualan 36%
  • SMBR Buat Produk Semen untuk Bendungan dan Tanah Rawa
  • Cermati 9 Saham Ini Jelang Pembukaan Bursa
  • Juli 2018, Penjualan Semen Baturaja (SMBR) Tumbuh 83%