» Detail News

Selasa, 27 November 2018 - 14:43:32 WIB

Posting by : Deny
Category    : Economic News - Reads : 49



Melanggar praktek monopoli, BEI akan panggil produsen Sari Roti


Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), produsen Sari Roti bersalah akibat telat melapor aksi korporasinya mengakuisisi saham mayoritas PT Prima Top Boga. Nippon dihukum untuk membayar denda senilai Rp 2,8 miliar.

Pasalnya, ROTI melanggar pasal 29 UU 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat disebutkan bahwa notifikasi merger paling lambat dalam 30 hari setelah akuisisi terjadi.

Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna mengatakan, pihaknya sudah meminta penjelasan kepada ROTI terkait kejadian yang sedang menimpa mereka.

“Kami sudah minta penjelasan, nanti bisa kami panggil juga untuk melakukan hearing,” ujar Nyoman saat ditemui di BEI, Selasa (27/11).

Lebih lanjut menurutnya, mekanisme yang akan diambil masih akan sama. Bursa akan menelaah hasil penjelasan pihak ROTI, apabila memang diperlukan informasi lebih lanjut maka tidak menutup kemungkinan BEI akan memanggil ROTI.

Sumber : www.KONTAN

  Tag :

roti




    Berita Terkait :

  • Begini Strategi ROTI Pacu Penjualan
  • ROTI Bukukan Penjualan Rp 1,27 triliun
  • Nippon Indosari (ROTI) Lunasi Obligasi Rp500 Miliar
  • ROTI Bagi Dividen Rp36 Miliar
  • KKR Mengakuisisi 12,64% Saham ROTI US$ 74 Juta