MARKET NEWS
ECONOMIC NEWS
CORPORATE NEWS

Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) perlahan terus menapaki harga tertinggi sepanjang sejarah, selama melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi pagi ini tak menyurutkan pergerakan harga saham BCA. Di mana pada saat yang sama, indeks sektor keuangan sebenarnya sedang dalam tekanan.  Pada perdagangan pagi ini, harga saham BCA kembali melesat 0,40% ke level Rp 31.125/unit. Harga tertinggi, (read more>>)

Senin, 22 Juli 2019 - 11:18:35 WIB

 Pemerintah memperkirakan, minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) akan kelebihan pasokan (oversupply) pada 2030. Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan, produksi CPO Indonesia saat ini sebesar 44 juta ton-46 juta ton per tahun dari lahan seluas 14 juta hektare. Pada 2025, produksi CPO diperkirakan bisa mencapai 51,7 juta ton. Oleh karena itu, menurut Hammam, perlu ada diversifikasi dalam penggunaan CPO. Salah satunya (read more>>)

Senin, 22 Juli 2019 - 11:15:24 WIB

Pagi ini, harga saham GLOB sempat menyentuh Rp 780 per saham atau menguat 23,81% dari posisi akhir pekan lalu Rp 630 per saham, pada sekitar 30 menit perdagangan pertama. Tapi setelah itu harga saham emiten ritel ini langsung terjun ke Rp 486 per saham, atau turun 37,69% dari level tertinggi harian di awal pekan ini. Jika dibandingkan dengan harga akhir pekan lalu, posisi harga saham GLOB saat ini turun 23,17%. Anak usaha PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) ini masuk dalam pengawasan (read more>>)

Senin, 22 Juli 2019 - 11:11:42 WIB

Seringkali kita melihat saham-saham yang ditransaksikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi, tanpa disertai fundamental yang jelas dari perusahaan tersebut. Pelaku pasar umumnya menyebut saham yang bergerak liar tersebut dengan nama "saham gorengan" karena harganya yang meletup-letup seperti makanan yang digoreng. Tampaknya renyah tapi bisa kolesterol. Saham gorengan terlihat menggiurkan karena harganya naik (read more>>)

Senin, 22 Juli 2019 - 11:01:04 WIB

Sektor properti memimpin pelemahan delapan sektor dalam menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini, Senin (22/7/2019). Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berbalik melemah 0,13 persen atau 8,60 poin ke level 6.447,94 pada pukul 09.18 WIB, setelah dibuka menguat 0,08 persen atau 4,87 poin ke level 6.461,31. Enam dari sembilan indeks sektoral melemah pada saat itu, didorong oleh sektor barang konsumer yang melemah 0,57 persen dan infrastruktur yang (read more>>)

Senin, 22 Juli 2019 - 10:24:26 WIB