MARKET NEWS
ECONOMIC NEWS
CORPORATE NEWS

Ekspansi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di proyek listrik membutuhkan dana lumayan besar. Setidaknya, ada tiga proyek pembangkit listrik yang akan dikerjakan PTBA di tahun depan. PTBA pun berencana mengeduk pendanaan baru dari pasar modal. PTBA bakal mengerjakan proyek yang sebelumnya sempat tertunda, yakni PLTU Sumsel 8 berkapasitas 2x600 megawatt (MW). Kemarin, PTBA dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah meneken power purchase agreement (PPA) proyek itu. Proyek kedua adalah PLTU Mulut (read more>>)

Jumat, 20 Oktober 2017 - 09:56:13 WIB

PT Trada Maritime Tbk (TRAM) makin serius menggarap bisnis pertambangan batubara. Bahkan, karena perubahan bisnis ini, Trada Maritime kini berganti nama menjadi PT Trada Alam Minera Tbk. Direktur TRAM Ismail Mahruf mengatakan, selama ini, 100% komposisi bisnis TRAM berasal sektor pelayaran. Tapi kini, fokus bisnis TRAM akan berubah menjadi 80% bisnis pertambangan dan 20% bisnis pelayaran. Untuk masuk ke bisnis batubara, TRAM akan mengambil aset perusahaan tambang batubara PT Gunung (read more>>)

Jumat, 20 Oktober 2017 - 09:55:36 WIB

PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) terus melanjutkan program bersih-bersih utang. Perusahaan pakan budidaya perikanan dan makanan olahan ini bakal melakukan koversi utang obligasi senilai US$ 185,78 juta menjadi saham. Sehubungan dengan konversi utang tersebut, CPRO bakal menggelar penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (non-HMETD) alias private placement. Berdasarkan prospektus perusahaan, Rabu (18/10), CPRO akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 19,10 miliar saham baru (read more>>)

Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:44:48 WIB

TG&D Singapore Investment Holdings Pte. Ltd. membeli 33% saham di anak usaha PT Rukun Raharja Tbk,  yakni PT Panji Raya Alamindo. Corporate Secretary PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)  Cindy Budijono dalam keterangan resmi menyebut, transaksai ini terjadi pada 18 Oktober 2017. Perusahahaan dengan kode saham RAJA di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini telah menjual 33% saham di PT Panji Raya Alamindo ke TG&D Singapore Investment Holdings Pte. Ltd, perusahaan yang (read more>>)

Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:44:01 WIB

Bursa Efek Indonesia (BEI) menindak tegas emiten yang sahamnya telah disuspensi bertahun-tahun. BEI akan mengapus pencatatan saham (delisting) empat emiten di tahun ini. Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, selain saham PT Inovisi Infracom Tbk (INVS), BEI akan mendepak paksa tiga saham lain dari bursa. Mereka adalah PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU), PT Permata Prima Sakti Tbk (TKGA), dan PT Citra Maharlika Nusantara Corpora Tbk (CPGT). Saham BRAU dan TKGA (read more>>)

Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:40:42 WIB